Custom Search
Tampilkan postingan dengan label uBUntU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label uBUntU. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Oktober 2008

Pemindahab BLOG ke blog BARU

ATENTION PLEASE !!!

Mulai tanggal 20 Oktober sampai seterusnya....
Blog ini di pindah alamat ke hueyqd.site90.net
di karenakan sesuatu dan lain hal untuk memudahkan manajemen posting yang sudah semakin banyak....

bagi pengunjung setia blog ini mohon maaf sebesar-besarnya dan harap maklum...
TAPI
semua isi yang ada pada blog ini sudah saya pindahkan ke BLOG saya yang baru...
jadi jangan takut untuk kehilangan berita yang ingin di lihat lagi....

terima kasih atas perhatiannya...

silahkan mulai mengunjungi blog saya yang baru....

hueyqd.site90.net

and enjoy it!!!

site baru :

hueyqd.site90.net
hueyqd.site90.net
hueyqd.site90.net

Yang Lengkap Disini.....

Rabu, 13 Agustus 2008

Mengenal File Permissions (Perizinan File) di Linux

Belum mengerti tentang file permissions atau perizinan suatu file di Linux ? Saya akan memberikan sedikit penjelasan tentang itu dan semoga bisa berguna.

Perizinan suatu file di Linux bisa dalam read/baca=r, write/tulis=w dan execute/eksekusi=x. Di Linux terdapat 3 kategori kepemilikan untuk file dan direktori:

u: user yang valid yang ada di /etc/passwd

g:
grup yang valid yang ada di /etc/group

o:
other (lainnya)

Contoh :

jafar@tebetreply:~$ ls -l

-rw-r--r-- 1 root root 351 2007-09-27 12:39 symlink <<<>
drwxr-xr-x 2 jafar jafar 48 2008-04-30 18:33 tes
<<<>
-rw-r--r-- 1 jafar jafar 7365 2007-10-29 13:13 tes.pl
<<<>

-rw-r--r-- <<<>

Karakter kesatu itu mengindikasikan jenis file lalu dari sembilan karakter sisa yang ada maka akan dibagi 3. Masing-masing untuk user, group dan other. Sehingga tiap user, group dan other itu akan memiliki tiga perizinan yang berbeda. Tabel dibawah ini akan membuat kita lebih memahami:

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
File Perizinan User
Perizinan Grup Perizinan Other
Tipe Baca
Tulis Eksekusi Baca Tulis Eksekusi Baca Tulis Eksekusi
d r w e r w e r w e
  • Karakter 1 jenis file: - menandakan biasa, d menandakan direktori, l menandakan link.
  • Karakter 2-4 menunjukkan perizinan untuk owner/pemilik. Karakter 2 mengindikasikan perizinan untuk baca, karakter 3 perizinan untuk tulis dan karakter 4 itu perizinan untuk mengeksekusi.
  • Karakter 5-7 menunjukkan perizinan untuk grup. Karakter 5=baca, 6=tulis, 7=eksekusi
  • Karakter 8-10 menunjukkan perizinan untuk user lainnya. Karakter 8=baca, 9=tulis, 10=eksekusi

Sehingga jika kita memiliki file dengan perizinan seperti ini -rw-r--r--, kita dapat katakan file ini : untuk user (baca+tulis), untuk grup (hanya baca) dan untuk other (hanya baca).

Perizinan bentuk simbolik dan angka.

Kita juga dapat menggunakan bentuk angka untuk memberikan perizinan bagi file dan direktori.

Simbolik

angka

binari

baca

4

'
100'

tulis

2

'
010'

eksekusi

1

'
001'

Perizinan untuk user, group dan other. Setiap item memiliki 3 jenis perizinan untuk masing-masing kategori.

Bagaimana menterjemahkan -rw-r--r-- dalam bentuk angka

user

group

other

rw

4+2=6

r__

4=4

r__

4=4

-rw-r--r-- = 644 kalau dalam bentuk angka

-rwxrwxrw- = 775 kalau dalam bentuk angka

Perizinan Standar

Sistem di UNIX untuk file dan direktori memiliki perizinan standar seperti berikut:

Perizinan standar untuk :

File 666 -rw-rw-rw-

Direktori 777 -rwxrwxrwx


Tidak sulit bukan.


Yang Lengkap Disini.....

Instalasi Modem 3G di Linux Ubuntu

Sierra 3G ModemSierra 3G ModemSudah 2 bulan ini saya menggunakan modem 3G PCMCIA Sierra di Windows XP. Instalasi di Windows XP terbilang cukup mudah dan sudah 2 bulan ini saya asyik menggunakannya.

Entah kenapa pagi saya kepikiran untuk menginstall modem 3G di Ubuntu. Dan seingat saya memang si penjual juga menyertakan driver untuk linux di CD instalasi namun sayangnya tidak terdapat petunjuk cara instalasinya :(. Terpaksa deh mesti install sendiri.

Saya pakai Ubuntu Gutsy dan menggunakan driver untuk linux yang terdapat di CD instalasi.

Installasi

katz@katz:~$ cd /media/cdrom/Linux/
katz@katz:/media/cdrom/Linux$ cp sierra.v.1.0.6.tar.gz
katz@katz:/media/cdrom/Linux$ cp ppp-scripts.tar.gz

katz@katz:~$ sudo tar xvzf sierra.v.1.0.6.tar.gz

[sudo] password for katz:

katz@katz:~$ cd sierra.v.1.0.6/

katz@katz:~/sierra.v.1.0.6$ ls
Makefile sierra.c
Module.symvers

katz@katz:~/sierra.v.1.0.6$ sudo make

katz@katz:~/sierra.v.1.0.6$ ls
Makefile sierra.c sierra.mod.c sierra.o
Module.symvers sierra.ko sierra.mod.o

katz@katz:~/sierra.v.1.0.6$ dmesg
[ 22.272000]
/build/buildd/linux-source-2.6.22-2.6.22/drivers/usb/serial/usb-serial.c:
USB Serial support registered for Sierra USB modem (3 port)

[ 22.272000] sierra 4-1:1.0: Sierra USB modem (3 port) converter detected

[ 22.276000] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB0

[ 22.276000] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB1

[ 22.276000] usb 4-1: Sierra USB modem (3 port) converter now attached to ttyUSB2

[ 22.276000] usbcore: registered new interface driver sierra

[ 22.276000]
/build/buildd/linux-source-2.6.22-2.6.22/drivers/usb/serial/sierra.c:
USB Driver for Sierra Wireless USB modems: v.1.0.6

Sekarang ubuntu sudah mengenali modemnya.

katz@katz:~/sierra.v.1.0.6$ cd..

katz@katz:~$ sudo tar xvzf ppp-scripts.tar.gz

katz@katz:~$ cd ppp/

katz@katz:~/ppp$ ls
ip-down.local ip-up.local peers

katz@katz:~/ppp$ cd peers/
katz@katz:~/ppp/peers$ ls
cdma cdma_chat gsm gsm_chat

Penjelasan :

Kita tidak memerlukan cdma dan cdma_chat

katz@katz:~$ sudo cp ppp/ip-down.local /etc/ppp/

katz@katz:~$ sudo cp ppp/ip-up.local /etc/ppp/

katz@katz:~$ sudo cp ppp/peers/gsm /etc/ppp/peers/
katz@katz:~$ sudo cp ppp/peers/gsm_chat /etc/ppp/peers/

katz@katz:~$ sudo vi /etc/ppp/peers/gsm

-detach
lcp-echo-failure 0
/dev/ttyUSB0
460800
debug
defaultroute
usepeerdns

#ipcp-no-address
#ipcp-no-addresses
ipcp-max-failure 4
ipcp-accept-local
ipcp-accept-remote

# AUTHENTICATION
# If noauth works, use that, otherwise you have to pass
# the user name and password. This is an example of a
# standard Cingular user/pw combo

#noauth
user xxxxxxx
password xxxxxxx

crtscts
lock
connect '/usr/sbin/chat -v -t6 -f /etc/ppp/peers/gsm_chat'

Penjelasan :

User xxxxx <<<>

Password xxxxx <<<>

katz@katz:~$ sudo vi /etc/ppp/peers/gsm_chat

OK 'AT+CGDCONT=1,"IP","ISP.CINGULAR"'
#OK 'AT+CGDCONT=2,"IP","ISP.CINGULAR"'

#######################################
SAY '\n'
SAY 'Dialing...\n'
# Dial the ISP, this is the common Cingular dial string

OK ATD*99***1#
CONNECT ''

Penjelasan :

OK 'AT+CGDCONT=1,"IP","ISP.CINGULAR"' <<< href="http://www.xlgprs.net/" title="www.xlgprs.net">www.xlgprs.net

OK ATD*99***1# <<<>

katz@katz:~$ sudo pppd call gsm

Starting Sierra Wireless GSM connect script...

Setting the abort string

Initializing modem

Setting APN

Dialing...
Serial connection established.
using channel 2
Using interface ppp0

Connect: ppp0 <--> /dev/ttyUSB0

katz@katz:~$ ping google.com

PING google.com (72.14.207.99) 56(84) bytes of data.

64 bytes from eh-in-f99.google.com (72.14.207.99): icmp_seq=1 ttl=242 time=948 ms

64 bytes from eh-in-f99.google.com (72.14.207.99): icmp_seq=2 ttl=242 time=948 ms
Gunakan Ctrl + C untuk mengakhiri koneksi kita

sumber : www.dhuha.net

Yang Lengkap Disini.....

Google Earth di Ubuntu

Semula saya mengira Google earth hanya bisa digunakan oleh pengguna Windows saja, ternyata itu salah. Kita dapat juga menjalankan Google earth di Linux. Seperti artikel sebelumnya, instalasi Google earth di Ubuntu cukup mudah. Sama seperti Skype, Google earth tidak dimasukkan dalam repositori Ubuntu manapun. Kita harus menggunakan repositori Medibuntu.

Instalasi

Agar dapat menginstall Google earth kita mesti menambahkan repositori medibuntu. Saya menggunakan Ubuntu 7.10 Gutsy dengan mesin amd64. Distribusi Ubuntu lainnya dapat menggunakan daftar yang ada disini.

k4tz@k4tz-desktop:~$ sudo wget http://www.medibuntu.org/sources.list.d/gutsy.list -O /etc/apt/sources.list.d/medibuntu.list

k4tz@k4tz-desktop:~$ sudo apt-get update && sudo apt-get install medibuntu-keyring && sudo apt-get update

k4tz@k4tz-desktop:~$ sudo wget -q http://packages.medibuntu.org/medibuntu-key.gpg -O- | sudo apt-key add - && sudo apt-get update

k4tz@k4tz-desktop:~$ sudo apt-get install googleearth

k4tz@k4tz-desktop:~$ googleearth

Atau kita jalankan langsung dari menu:

Applications --- Internet --- Google Earth

Google Earth on Ubuntu


























sumber : www.dhuha.net

Yang Lengkap Disini.....

Kamis, 26 Juni 2008

Smart Link Modem di Ubuntu Daper 6.06

REpost :


Kemaren aku mencoba install modem internal di Ubuntu, setelah sekian lama mencari referensi akhirnya dapat juga :-) , sebelumnya pake Hoary, karena modem internal ga jalan, coba upgrade ke Dapper (mumpung cd baru nya udah datang:-))… asli referensinya dari : http://www.fslog.com/2006/07/08/smartlink-modem-in-ubuntu-dapper, trus aku coba terjemahkan dan tambahi disana-sini berdasarkan hasil pengalaman. Berikut caranya :

1. Pertama pastikan beberapa paket berikut terinstall : build-essential, linux-headers,
fakeroot, module-assistant, dan debhelper. Semua bisa diinstall melalu apt-get.
2. Doenlod file-file berikut : ungrab-winmodem dari linmodem website, lakukan tar -zxvf
ungrab-winmodem, kemudian masuk ke direktori ungrab-winmodem, lakukan make dan
make install. Catatan : jika muncul error seperti ini : /lib/modules/versi kernel/build :
no such file or directory, berarti linux-heders nya belum diinstall dengan yang lebih spesifik,
berdasarkan tanya-jawab di milis linux.or.id, error tersebut dapat dihilangkan jika diinstall
linux-headers-386, ato 686 untuk pentium keatas, k7 untuk mesin amd, aku download dan
install linux-headers-386, udah mengilangkan error tersebut.
3. Download slmodem-2.9.11-20051101.tar.gz dari
http://phep2.technion.ac.il/linmodems/packages/smartlink/
4. Download sl-modem-daemon_2.9.10+2.9.9d+e-pre2-5build1_i386.deb,
tapi jangan diinstall dulu.
5. Ekstrak file slmodem*.tar.gz, trus lakukan make dan make install di dalam folder slmodem
hasil ekstrak.
6. Ketik sudo modprobe slamr.
7. Kemudian install sl-modem-daemon dengan perintah :
dpkg -i sl-modem-daemon_2.9.10+2.9.9d+e-pre2-5build1_i386.deb.
8. Ketik sudo /etc/init.d/sl-modem-daemon restart untuk restart daemon.
9. Sekarang modem internal anda sudah siap dipake. :-)





Yang Lengkap Disini.....

Cara cepat compile kernel ala Ubuntu

bagaimana meng-compile kernel di Ubuntu. Ok mungkin sekarang anda memakai kernel bawaan dari Ubuntu, dan sudah cukup puas dengan kinerjanya. Tapi kemudian anda baru saja beli VGA card atau gigabit ethernet card, dimana drivernya baru ada di kernel terbaru. Atau anda mungkin sudah terbiasa compile kernel sendiri, cuma anda ingin kernel yang baru terinstall itu terpasang dengan rapih pada sistem Ubuntu kamu. Nah tanpa banyak basa basi lagi mari langsung aja kita kerjain:

Ok pertama kali anda siapkan dulu paket-paket yang dibutuhkan:

$ apt-get install kernel-package libncurses5-dev build-essential fakeroot

Terus ambil deh kernel linux yang mau di compile. Bisa aja sih ambil dari paketnya Ubuntu, tapi saya lebih suka ambil langsung dari kernel.org :

$ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.16.13.tar.bz2

Anda bisa saja mengambil dari mirror lokal (kambing & komo), tapi kalau anda adalah orang yang nggak sabaran seperti saya, mending langsung ambil dari www.kernel.org karna kedua mirror tersebut suka rada lama updatenya.

Kemudian extract source kernel tersebut:

$ tar -jxf linux-2.6.16.13.tar.bz2
$ cd linux-2.6.16-13

Ok berhenti dulu sampe disini. Mungkin anda mau pakai konfigurasi kernel yang lama, atau sebelumnya sudah pernah compile kernel dan anda masih punya file konfigurasinya (file yang bernama .config). Anda bisa gunakan konfigurasi itu pada kernel yang baru.

Sebagai contoh anda mau menggunakan konfigurasi dari kernel yang ada di /boot/config-2.6.10-5-386. Tinggal copy saja:

$ cp /boot/config-2.6.10-5-386 ./.config

Setelah itu jalankan perintah berikut untuk menyesuaikan konfigurasi yang lama dengan konfigurasi yang baru, karna di kernel baru biasanya ada tambahan modul-modul baru.

$ make oldconfig

Setelah itu akan ditanya modul-modul yang baru, untuk amannya sih tekan saja enter terus kecuali mau lihatin satu-satu, lumayan panjang bok…

Nah kalau sudah selesai, baru deh kita utak atik konfigurasinya:

$ make menuconfig

Setelah selesai dan konfigurasi yang baru disimpan, mari kita compile kernel yang baru dengan perintah berikut:

$ fakeroot make-kpkg –initrd –bzimage kernel_image

Penjelasan perintah:

  • fakeroot untuk menjalankan suatu perintah dengan berpura-pura sebagai root, karena perintah make-kpkg harus dijalankan dalam mode super user, tapi bisa kita tipu sama fakeroot he he he
  • make-kpkg untuk membuat paket kernel dari source kernel linux
  • –initrd adalah switch untuk membuat file initrd.img
  • –bzimage adalah switch untuk membuat kernel yang terkompresi dengan bzip2
  • kernel_image adalah perintah untuk make-kpkg supaya membuat image kernel

Nah sambil nunggu compile kelar, silahkan ngerjain hal-hal lainnya, misalnya masak indomie, nelpon pacar, liat liat profil di friendster, atau apa aja soalnya lumayan lama bok…

Kalau sudah selesai dan compile berhasil, kamu akan menemukan hasil file paket kernel di direktori diatas direktori kerja kamu.

$ cd ..
$ ls -l *.deb
-rw-r–r– 1 ivan ivan 12627902 2006-03-18 04:06 kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Selamat! Anda sudah berhasil meng-compile kernel anda sendiri. Sekarang tinggal menginstallnya:

$ sudo dpkg -i kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

Kalau sudah selesai, anda bisa langsung mencoba kernel terbaru tersebut dengan me-restart sistem anda. Mudah bukan? :)




Yang Lengkap Disini.....

Engage on Dapper Drake

Engage adalah sebuah dockbar yang berdasarkan Enlightenment Foundation Libraries. Ada dua versi engage, versi yang berdiri sendiri dan versi yang merupakan modul dari E17. Modul Engage bisa digunakan sebagai app-launcher, taskbar dan a system tray. Klik di sini untuk lebih jelasnya.

Mau bagi-bagi pengalaman install Engage di Dapper sebagai aplikasi yang sifatnya standalone.

Tambah baris berikut ini ke dalam file /etc/apt/sources.list
deb http://soulmachine.net/breezy/ unstable/

Download public key dari repository tersebut

wget soulmachine.net/public.key && sudo apt-key add public.key

Update repository

sudo apt-get update

Install Engage

sudo apt-get install engage

Jalankan Engage

engage

Konfigurasi Engage
Setelah terinstall, engage masih perlu dikonfigurasi agar bener-bener bagus. Soalnya kalo tidak, bakalan muncul icon-icon tanda tanya di dockbar yang ada. Untuk konfogurasi lihat aja di sini.

http://www.supriyadisw.net/2006/04/engage-on-dapper-drake




Yang Lengkap Disini.....

DHCP Server under Ubuntu 5.10

DHCP atau kepanjangan dari Dynamic Host Configuration Protocol. Sebenarnya kata Dynamic sudah dapat mewakili semuanya. Jika kita yang sudah familiar di Linux Networking mungkin dapat dengan mudah memahami maksud serta tujuan di buatnya DHCP Server.

Saya sendiri pada awalnya masih menerapkan Static Address untuk pengalamatan di kantor tempat saya bekerja. Tapi dengan bertambahnya jumlah PC, dan guna meningkatkan keamanan. Akhirnya DHCP memang dapat dijadikan alternatif yang sangat baik.

Dengan adanya DHCP Admin tidak perlu mengeset satu persatu komputer user dengan alamat yang statis. Biarlah DHCP-Server yang memberikan alamat sesuai dengan range yang diberikan. Dari sisi keamanan tentu saja konfigurasi ini lebih aman, karena user tidak akan dapat merubah IP secara manual, dan jika user sengaja merubah IP maka ia tidak akan dapat berkomunikasi secara jaringan.

Tutorial berikut saya coba uraikan dari konfigurasi yang saya pakai. Adapun tingkatannya adalah untuk BASIC User seperti saya. Adapun paket-paket yang diperlukan adalah :
-Operating System : Ubuntu Breezy Badger 5.10
- DHCP Server : DHCP3

Tahap Installasi dan Konfigurasi
Jika anda sudah mempunyai Box Ubuntu maka yang perlu anda lakukan adalah cukup menginstall paket DHCP saja. DHCP yang saya gunakan adalah DCP versi 3. untuk menginstallasinya jalankan perintah berikut :

# Sudo apt-get install dhcp3-server

tunggu sampai proses selesai, kemudian rubah konfigurasi file dhcp3-server pada direktori /etc/default/ dengan menjalankan perintah :
# Sudo Vi /etc/default/dhcp3-server

Cari baris yang berisi INTERFACES=”" kemudian rubah menjadi :

INTERFACES=”eth0″ (atau tergantung Ethernet mana yang akan anda gunakan, tetapi jika hanya terdapat 1 ethernet maka secara default ketikkan eth0)

Tahapan selanjutnya adalah merubah file dhcpd.conf yang terdapat pada direktori /etc/dhcp3, dengan menjalankan perintah berikut :
# Sudo Vi /etc/dhcp3/dhcpd.conf

Cari baris perintah :
# option definitions common to all supported networks…
option domain-name “example.org”;
option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;

default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;

Kemudian rubah menjadi :

# option definitions common to all supported networks…
#option domain-name “example.org”;
#option domain-name-servers ns1.example.org, ns2.example.org;

#default-lease-time 600;
#max-lease-time 7200;

Kemudian cari lagi baris perintah berikut :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
#subnet 10.5.5.0 netmask 255.255.255.224 {
# range 10.5.5.26 10.5.5.30;
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name “internal.example.org”;
# option routers 10.5.5.1;
# option broadcast-address 10.5.5.31;
# default-lease-time 600;
# max-lease-time 7200;
#}

Dan rubah menjadi :

# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 { # Subnet merupakan range IP mana yang anda gunakan, pada contoh saya menggunakan range IP Kelas C
range 192.168.0.1 192.168.0.254; # Range ini merupakan jangkauan alamat IP yang digunakan, pada contoh saya menggunakan range IP kelas C dengan jangkauan alamat 1-254)
option domain-name-servers 202.188.0.133, 202.188.1.5; #DNS yang anda gunakan, tanda koma untuk memasukkan DNS secondary
option domain-name “micokelana.com”; #Nama dari DHCP Server
option routers 192.168.0.1; # Merupakan Gateway yang kita butuhkan untuk konek ke internet
option broadcast-address 192.168.0.255; # Merupakan alamat untuk Broadcast
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;
}

Jika anda menginginkan setiap user mendapatkan IP yang tetap, misalnya user 1 akan tetap mendapatkan IP 192.168.0.2, maka anda harus menambahkan perintah berikut :

Cari baris :
# Fixed IP addresses can also be specified for hosts. These addresses
# should not also be listed as being available for dynamic assignment.
# Hosts for which fixed IP addresses have been specified can boot using
# BOOTP or DHCP. Hosts for which no fixed address is specified can only
# be booted with DHCP, unless there is an address range on the subnet
# to which a BOOTP client is connected which has the dynamic-bootp flag
# set.
#host fantasia {
# hardware ethernet 08:00:07:26:c0:a5;
# fixed-address fantasia.fugue.com;
#}

Kemudian anda dapat mengkonfigurasi sesuai dengan jaringan ditempat anda,saya berikan contoh berikut :

host User1{
hardware ethernet 08:00:FE:26:c0:a5; # ketikkan MAC Address User1
fixed-address 192.168.0.2; # IP address User1
}

Dengan begitu User 1 akan selalu mendapatkan IP 192.168.0.2

Jangan lupa simpan konfigurasi yang anda buat, kemudian restart Server DHCP dengan perintah :
# Sudo /etc/init.d/dhcp-server restart

Langkah berikutnya anda tinggal menyesuaikan dengan jumlah komputer dan konfigurasi pada jaringan yang anda buat. Dan untuk bereksperimen anda dapat memperhatikan setiap baris pada file dhcpd.conf, secara keseluruhan file konfigurasi tersebut sudah memberikan penjelasan STEP by STEP.

Selamat mencoba
Referensi :

http://www.ubuntulinux.org
http://www.linuxhomenetworking.com




Yang Lengkap Disini.....

Source List untuk Kambing "DEBIAN"

deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary universe

deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary universe

deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary-security main restricted
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary-security main restricted

deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary-security universe
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary-security universe

deb http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary multiverse
deb-src http://kambing.vlsm.org/ubuntu hoary multiverse

Oh ya.. sesuaikan versi Ubuntu dengan Ubuntumu ya..


Yang Lengkap Disini.....

Setting Router & Gateway Menggunakan Kubuntu 5.10

bagaimana membangun server internet dengan kubuntu :

1. Terlebih dahulu pasang dua lancard pada komputer yang
akan dijadikan router.cukup pake lancard dengan chips
realtek RTL 8139. dimana lancard pertama ( eth0) yang di
setting IP Public dan dihubungkan dengan modem ( Cable
Modem yang dipake oleh penulis dalam prakteknya).
lancard kedua (eth1) disetting ip private yang dihubungkan
ke dalam jaringan lokal melalui switch.
2. Install Kubuntu 5.10 yang versi instal, kemudian install
kubuntu seperti instal linux lainnya. kemudian saat penulisan
IP address, di setting yang eth0 dengan IP Pulic dari ISP.
Biarkan yang eth1 kosong ( disetting nanti jika dah selesai
install kubuntu secara manual ).
3. Setelah berhasil install jangan lupa anda harus menuliskan
username dan password untuk login ke kubuntu. dari
username inilah anda akan login ke sistem.
4. Test koneksi internet anda, jika tidak ada masalah, anda
akan bisa akses web.
5. selanjutnya anda masuk ke konsole, dari menu KDE yang
menawan, masuk ke system lalu pilih Terminal Program
(Konsole).
6. Nah, sekarang anda berada pada menu konsole, agar dapat
melakukan setting IP Address untuk lancard kedua ( eth1 ).
anda harus login sebagai root, dengan perintah :
# sudo su -
lalu masukkan password root dari kubuntu anda
selanjutnya, anda masuk ke direktori /etc/network dengan
perintah # cd /etc/network
7. Buka file interfaces dengan editor pilihan anda ( penulis
biasa pake vi , jadi di coba pake vi ).
# vi interfaces
lihat pada baris Mapping Hotplug
akan terlihat baris

scripts grep
map eth0

tambahkan baris map eth1, agar lancard kedua bisa aktif
dibawah map eth0
sehingga nantinya akan menjadi seperti di bawah ini

mapping hotplug
script grep
map eth0
map eth1

8. Tambahkan baris sebagai berikut

#secondary network interface
iface eth1 inet static
address 192.168.100.1
netmask 255.255.255.0
network 192.168.100.0
broadcast 192.168.100.255

Nah, baris ini berada di bawah

# The primary network interface iface eth0 inet static
address 202.169.215.35
netmask 255.255.255.128
network 202.169.215.0
broadcast 202.169.215.127
gateway 202.169.215.1
# dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
dns-nameservers 202.169.224.3
dns-search jmn.net.id

sampe sini kita dah bisa setting Router yang mengkomunikasikan 2 buah jaringan yang berbeda network

9. Agar Komputer Kubuntu yang kita install dapat melakukan forwarding IP, sehingga client dapat akses internet, melalui Kubuntu yang kita install, harus di setting forwarding ( permanen ), dengan perintah
# vi /etc/sysctl.conf

sehingga akan menjadi seperti berikut :

#kernel.domainname = example.com
#net/ipv4/icmp_echo_ignore_broadcasts=1
net.ipv4.ip_forward=1

10. Agar Kubuntu dapat melakukan internet sharing, maka harus di setting di kernel, tetapi agar settingan ini dapat permanen , maka harus buat dulu file rc.local ( sudah ditulis oleh saudara M.Furqon ).
setelah selesai buat file rc.local
masukkan baris sebagai berikut

iptables -A FORWARD -s 192.168.100.0/16 -j ACCEPT
iptables -t nat -A POSTROUTING -o 192.168.100.0/16 -j MASQUERADE

kemudian agar dapat dijadikan proxy server, dapat dilihat tutorial yang ditulis oleh saudara Mico Kelana sehingga akan lebih lengkap keberadaan kubuntu sebagai Router, gateway dan sekaligus Proxy.




Yang Lengkap Disini.....

Menginstal Qt di Ubuntu

Dalam programming desktop GNU/Linux, aplikasi graphical widget toolkit yang satu ini dikenal sangat cross platform, mudah digunakan dan kaya akan fitur. Karena kelebihannya itu, walaupun sempat agak bermasalah sedikit di urusan lisensi dan lebih banyak dipakai di lingkungan KDE, tidak ada salahnya kita pengguna Ubuntu (yang mostly ber-GNOME ria, kecuali Kubuntu) yang umumnya menggunakan widget toolkit GTK+ untuk mencoba juga si Qt ini yang fitur desainer visualnya sangat memudahkan kita dalam membuat program. Berikut ini adalah tips menginstall Qt3 dengan menggunakan apt-get.

Berikut ini adalah commandnya :

# sudo apt-get install qt3-apps-dev qt3-assistant qt3-designer qt3-dev-tools qt3-dev-tools-compat qt3-dev-tools-embedded qt3-doc qt3-examples qt3-linguist qt3-qtconfig libqt3-headers libqt3-i18n libqt3-mt libqt3-mt-dbg libqt3-mt-dev libqt3-mt-mysql libqt3-mt-odbc

Berikut adalah penjelasan untuk masing-masing paket:

Package qt3-apps-dev
breezy (devel): Qt3 Developer applications development files
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-assistant
breezy (x11): The Qt3 assistant application [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-designer
breezy (devel): Qt3 Designer [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-dev-tools
breezy (devel): Qt3 development tools
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-dev-tools-compat
breezy (devel): Conversion utilities for Qt3 development [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-dev-tools-embedded
breezy (devel): Tools to develop embedded Qt applications [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-doc
breezy (doc): Qt3 API documentation
3:3.3.4-8ubuntu5: all
Package qt3-examples
breezy (doc): Examples for Qt3 [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: all
Package qt3-linguist
breezy (devel): The Qt3 Linguist [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package qt3-qtconfig
breezy (x11): The Qt3 Configuration Application [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-headers
breezy (devel): Qt3 header files
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-i18n
breezy (libs): i18n files for Qt3 library [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: all
Package libqt3-mt
breezy (libs): Qt GUI Library (Threaded runtime version), Version 3
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-mt-dbg
breezy (libdevel): debugging symbols for libqt3-mt [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-mt-dev
breezy (libdevel): Qt development files (Threaded)
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-mt-mysql
breezy (libs): MySQL database driver for Qt3 (Threaded) [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc
Package libqt3-mt-odbc
breezy (libs): ODBC database driver for Qt3 (Threaded) [universe]
3:3.3.4-8ubuntu5: amd64 i386 powerpc

Sebenarnya Trolltech (Trolltech.com) sudah merilis Qt versi 4 , tapi setelah beberapa kali mencoba menginstall dari source Qt4 di Ubuntu Breezy Badger, saya mengalami banyak problem di saat instalasi, selalu ada beberapa library (terutama X11 devel.) yang kurang. Sebenarnya satu persatu akhirnya lib-libnya terinstall namun agak beda tempat, dan kalau disuruh ngelink manual satu persatu kok rasanya repot ^_^, mengulang setting prefix saat instalasi awal juga masih sering meleset. Akhirnya saya memutuskan stick it up dulu ke Qt3 yang di Breezy ini packagenya sudah mantap.

ps:
Kalau ada yang memiliki langkah instalasi Qt4 di Ubuntu yang mudah dan komprehensif (terutama troubleshooting dan list requirement library yang lengkap), mohon bantuannya. Penasaran juga dengan kelebihan-kelebihan yang ditawarkan Qt4 (http://www.trolltech.com/products/qt/qt4info.html?cid=18).




Yang Lengkap Disini.....

di ubUntu ada oPERa loh...

Pertama, donlod tu package di http://www.opera.com/download/index.dml?platform=linux

:)

kalo udah
langkah kedua,

buka terminal trus ketik :
sudo dpkg -i opera_direktori_tempat_anda_menyimpan_donlod.deb

misalnya:
sudo dpkg -i /theme/opera_8.51-20051114.6-shared-qt_en_etch_i386.deb

trus ketik lagi:

sudo apt-get -f install

sebenernya nyampe sini dah terinstall seh… cuman belon bisa tertampil di desktop
nah untuk menampilkannya di desktop gini:

edit file:
sudo gedit /usr/share/applications/opera.desktop

kemudian paste-kan ini:
[Desktop Entry]
Encoding=UTF-8
Name=Opera Web Browser
GenericName=Web Browser
Comment=Simply the Best Internet Experience
Exec=opera %u
Terminal=false
MultipleArgs=true
Type=Application
Icon=/usr/X11R6/include/X11/bitmaps/opera.xpm
Categories=Application;Network
MimeType=text/html;image/gif;image/jpeg;image/png

===> save

kalo udah selanjutnya pada terminal ketik:
mkdir ~/.opera
gedit ~/.opera/filehandler.ini

trus paste-kan :
Opera Preferences version 2.0
; Do not edit this file while Opera is running
; This file is stored in UTF-8 encoding
[Settings]
Default File Handler=gnome-open ,1
Default Directory Handler=gnome-open ,1

dah…. jadi deh… skarang tinggal diliat di applicationnya…




Yang Lengkap Disini.....

Menginstall VMWare di Ubuntu 5.10 Breezy Badger

Mungkin memang menyulitkan bagi kita para pemula yang bener-bener belum bisa bermigrasi sepenuhnya ke Linux. Tapi mudah-mudahan dengan adanya uBuntu kita semua jadi terbantu untuk semua aplikasi yang open.

Berikut saya coba memberikan guide bagi para pemula agar dapat menggunakan Windows atau OS lainnya di dalam UBuntu 5.10 atau bisa dicoba ke versi sebelumnya. Aplikasi yang digunakan memang tidak gratis alias bayar, nama Aplikasinya Virtual Machine. Dengan aplikasi ini seolah-olah ada komputer didalam komputer kita.

Virtual Machine ini sangat diperlukan jika kita membutuhkan aplikasi windows yang memang tidak bisa jalan normal di distro linux, atau jika kita sebagai developer yang memerlukan banyak OS untuk menguji coba aplikasi yang dibuat.

Jika kita menggunakan Mandriva, Fedora Core atau Suse mungkin sangat mudah menginstall VMWare, cukup dengan mendownload paket RPM dan tinggal menjalankan maka VMWare otomatis terinstall dan langsung dapat digunakan. Hanya saja untuk Ubuntu maupun Debian, tidak ada paket .Deb untuk VMware, tetapi jangan takut karena Ada paket lain yang bisa kita gunakan. Mudah-mudahan dengan mengikuti prosedur-prosedur berikut dapat membantu kita semua.

Berikut tahapan satu persatu hingga selesai :
1. Install paket Build Essential dengan mengggukan synaptic atau perintah berikut :
#apt-get install build-essential

2. Berikutnya install paket kernel header :
#apt-get install linux-headers-’versi kernel yang anda gunakan’
contoh : #apt-get install linux-headers-2.6.12-10-386

3. Ubuntu 5.10 secara default akan menginstall paket gcc 4.0, sedangkan Ubuntu di compile dengan menggunakan gcc versi 3.4.5, oleh karena itu kita harus menginstall paket gcc-3.4 dengan menggunakan perintah :
#apt-get install gcc-3.4

4. Kemudian install paket g++-3.4 dengan menggunakan perintah :
#apt-get install g++-3.4

5. Agar pada tahap installasi yang digunakan adalah gcc-3.4 maka perlu menambahkan perintah ;
#export CC=/usr/bin/gcc-3.4

5. Jika ke-4 langkah diatas sudah berhasil dilakukan maka berikutnya adalah download paket installasi VmWare yang berupa file tar.gz (source) di official websitenya (http://www.vmware.com). Jika sudah selesai lakukan perintah berikut :

#tar xvzf VMware-workstation-5.0.0-13124.tar.gz
#cd vmware-distrib
#./vmware-install.pl

ikuti langkah-langkahnya secara default dan ikuti sampai selesai, dan jika muncul pesan untuk menjalankan (vmware-config.pl), maka anda pilih no. Kemudian anda download patch yang dibuat khusus utk Vmware pada website (http://platan.vc.cvut.cz/ftp/pub/vmware/vmware-any-any-update96.tar.gz). Download file tersebut kemudian ekstrak dan jalankan melalui command perintah berikut :
#./runme.pl

Maka akan secara otomatis akan melanjutkan konfigurasi VmWare yang telah terinstall, dan proses installasi VMware telah selesai dilakukan. Untuk menjalankannya dengan menggunakan command :
#vmware

Atau dapat melalui menu Application –> System Tools –> VMware Wokrstation

Based from http://wiki.ubuntu.com
Selamat bereksperimen,

Yang Lengkap Disini.....

di UBUntu bisa booting dengan resolusi 1024×768

Biasanya pada saat proses booting di Ubuntu defaultnya adalah dengan resolusi 800×600. Sebenarnya kita bisa menaikkan resolusi monitor pada saat booting dengan resolusi 1024×768 dengan catatan monitor kita mendukung untuk resolusi tersebut. Caranya dengan mengedit file konfigurasi menu grub. Langkah - langkahnya adalah sebagai berikut:

sudo cp /boot/grub/menu.lst /boot/grub/menu.lst_backup
sudo gedit /boot/grub/menu.lst

temukan baris berikut

title Ubuntu, kernel 2.6.12-9-386
root (hd0,0)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.12-9-386 root=/dev/hda1 ro quiet splash
initrd /boot/initrd.img-2.6.12-9-386
savedefault
boot

gantikan dengan baris berikut

title Ubuntu, kernel 2.6.12-9-386
root (hd0,0)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.12-9-386 root=/dev/hda1 ro vga=792 quiet splash
initrd /boot/initrd.img-2.6.12-9-386
savedefault
boot

simpan file yang telah diedit, dan reboot untuk melihat perubahannya.




Yang Lengkap Disini.....

Jika Flash Plugin di firefox ngak berjalan.

Jika menemukan masalah pada saat memainkan atau mengakses flash website misalnya suara tidak terdengar, coba cara ini:

Cara I
1. Stop semua aplikasi yang menggunakan sound.
2. Restart firefox dan coba lagi akses website flash tersebut.

Cara II
Jika cara I tidak berhasil maka:
1. edit /etc/mozilla-firefox/mozilla-firefoxrc
2. Edit bagian
FIREFOX_DSP=”auto”

ke

FIREFOX_DSP=”none”

atau

FIREFOX_DSP=”arts”

——————————————-
Semoga kedua cara diatas bermanfaat.

Posted by ratmz

sumber: aslina

info lainna




Yang Lengkap Disini.....

pengen ngebuat file rc.local di Ubuntu Linux coba ini aja...

Script rc.local adalah sebuah script yang mana kita bisa menambahkan sebuah perintah yang akan di eksekusi pada saat proses init dimulai. Pada keluarga Redhat atau Fedora script tersebut sudah tersedia di /etc/rc.local dan tinggal di edit. Jika anda berpindah distro ke keluarga Debian anda tidak akan mendapatkan file tersebut. Dan jika anda tetap ingin menggunakan file tersebut di Ubuntu, anda bisa membuatnya sendiri. Silahkan ikuti tutorial di bawah ini.

1. Login sebagai user root

ferry@ubuntulinux:~$ sudo su -
password *******

2. Masuk ke direktory /etc

root@ubuntulinux:~ # cd /etc

3. Buat file rc.local

root@ubuntulinux:/etc # cat >> rc.local < < EOF
>#!/bin/bash
># file rc.local
>
>touch tes.txt
>EOF

anda bisa juga membuatnya dengan menggunakan VIM editor

root@ubuntulinux:/etc # vi rc.local
#!/bin/bash
# file rc.local

touch /home/useranda/tes.txt

4. Jika file tersebut sudah di buat kita harus mengganti hak akses dari file tersebut agar bisa di eksekusi / execute.

root@ubuntulinux:/etc # chmod 755 rc.local

5. Langkah selanjutnya adalah membuat soft link ke direktori rc2.d Kenapa harus di buat soft link ke direktori tersebut ? karena pada saat proses init berjalan seluruh script yang berada di direktori tersebut akan di jalankan / execute. Untuk membuat soft link tersebut anda terlebih dahulu masuk kedalam direktori rc2.d

root@ubuntulinux:/etc # cd rc2.d/
root@ubuntulinux:/etc/rc2.d # ln -s /etc/rc.local ./S99local

6. Nah hampir selesai pekerjaan kita sekarang tinggal reboot komputer anda dan lihat pada direktori /home/user_anda jika ada file dengan nama tes.txt maka script rc.local anda berhasil

root@ubuntulinux:/etc/rc2.d # init 6

Ok sekarang anda telah mempunyai sebuah script rc.local di UbuntuLinux. Having fun with your ubuntu box

sumber : M.Furqon T


Yang Lengkap Disini.....

Instalasi Java di Ubuntu

Di IRC (#ubuntu di irc.freenode.net) banyak yang menanyakan bagaimana menginstal Java di Ubuntu, baik itu J2RE atau J2SDK. Disini saya coba memberikan langkah-langkah instalasi Java di Ubuntu dengan bahasa Indonesia. :)

Instalasi JDK
Pertama, ambil jdk versi terbaru. Pada saat penulisan ini, versi terbaru adalah jdk-1_5_0_05-linux-i586.bin. Pastikan untuk mengambil yang .bin bukan yang .rpm, dan jangan mengambil yang menjadi satu dengan netbeans.
Lalu, dengan menggunakan synaptic atau apt-get atau aptitude, instal paket java-package, paket ini secara otomatis juga akan menginstal paket fakeroot jika belum terinstal. Contoh:

sudo apt-get install java-package

Paket java-package berada di repositories multiverse, jadi anda harus menyalakan repositories multiverse dengan cara merubah file /etc/apt/sources.list dan tambahkan 2 baris ini:

deb http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu breezy multiverse
deb-src http://id.archive.ubuntu.com/ubuntu breezy multiverse

Setelah merubah file /etc/apt/sources.list lakukan update dengan cara sudo apt-get update
Dan setelah menginstal paket java-package, buat paket debian dari file jdk yang sudah diambil dengan cara:

fakeroot make-jpkg jdk-1_5_0_05-linux-i586.bin

Catatan: jangan menggunakan sudo ketika mengeksekusi perintah di atas, walaupun akan keluar pesan-pesan kesalahan seperti permission denied.

Hasil dari perintah di atas akan menghasilkan sebuah file yaitu sun-j2sdk1.5_1.5.0+update05_i386.deb. Sekarang file ini sudah bisa diinstal dengan menggunakan dpkg. Contoh:

sudo dpkg -i sun-j2sdk1.5_1.5.0+update05_i386.deb

Setelah selesai, untuk mengetes apakah instalasi sudah berhasil atau tidak, ketikkan java -version akan tampil seperti ini:

java version "1.5.0_05"
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_05-b05)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_05-b05, mixed mode, sharing)

Instalasi JRE
Untuk instalasi JRE hampir mirip dengan instalasi JDK hanya saja yang harus diambil adalah jre-1_5_0_05-linux-i586.bin.
Lakukan instalasi paket java-package dengan:

sudo apt-get install java-package

Buat paket debian dari jre-1_5_0_05-linux-i586.bin menjadi sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb dengan cara:

fakeroot make-jpkg jre-1_5_0_05-linux-i586.bin

Catatan: jangan menggunakan sudo ketika mengeksekusi perintah di atas, walaupun akan keluar pesan-pesan kesalahan seperti permission denied.

Lalu instal sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb dengan cara:

sudo dpkg -i sun-j2re1.5_1.5.0+update05_i386.deb

Untuk mengetes instalasi ketikkan java -version dan akan tampil seperti ini:

java version "1.5.0_05"
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_05-b05)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_05-b05, mixed mode, sharing)

Catatan:
jika hasil dari java -version tampil seperti ini:

java version "1.4.2"
gij (GNU libgcj) version 4.0.2 20050808 (prerelease) (Ubuntu 4.0.1-4ubuntu9)

Copyright (C) 2005 Free Software Foundation, Inc.
This is free software; see the source for copying conditions. There is NO
warranty; not even for MERCHANTABILITY or FITNESS FOR A PARTICULAR PURPOSE.

Lakukan perintah di bawah ini agar Java dari Sun yang menjadi default:

sudo update-alternatives --config java

Ketika anda menjalankan perintah di atas, akan keluar pilihan. Pilih angka yang ada di depan /usr/lib/j2sdk1.5-sun/bin/java atau /usr/lib/j2re1.5-sun/bin/java

sumber : Andi Darmawan


Yang Lengkap Disini.....

kalo WIFI menggunakan netapplet

Tutorial koneksi wireless GUI menggunakan netapplet
dikirim oleh : Padmawan

Ada cara lain supaya kita dapat mengakses internet menggunakan jaringan 802.11a/b/g atau yang lebih dikenal dengan istilah wifi (wireless fidelity). Bila selama ini cara yang umum dipakai berbasis teks menggunakan kombinasi ndiswrapper+wireless-tools, maka kini pengguna wifi di Ubuntu akan semakin dimanjakan dengan sebuah program GUI, sehingga secara otomatis akan langsung terhubung ke dalam jaringan wireless, cukup dengan beberapa klik (mengingatkan penulis seperti konfigurasi pada jaman kejayaan windows dulu ;-p), tanpa repot-repot mengetikkan perintah iwlist dan iwconfig. Program tersebut bernama netapplet, sebuah GNOME applet, yang berfungsi layaknya applet wifi di winxp. Program yang dirancang oleh programmer Novell untuk diikutsertakan dalam distribusi SuSE 9.3 Professional, kini telah dapat dinikmati dalam berbagai distribusi GNU/Linux yang berbasis GNOME, tentu saja termasuk Ubuntu GNU/Linux.

Berikut langkah-langkah menggunakan netapplet :

1. Install program ndiswrapper-utils dan netapplet

sudo apt-get install ndiswrapper-utils netapplet

2. Install driver kartu jaringan (ada dalam cd yang disertakan setiap pembelian laptop, jika laptop anda mempunyai perangkat wireless built-in) anda dengan menggunakan perintah

sudo ndiswrapper -i /path/ke/driver/wireless/winxp/anda.inf

3. Cek hasil instalasi dengan menggunakan perintah

sudo ndiswrapper -l

bila output yang keluar seperti ini

Installed ndis drivers:
neti2220 driver present, hardware present

berarti driver wireless anda telah dikenali oleh Ubuntu.

4. Load modul ndiswrapper dengan mengetikkan

sudo modprobe ndiswrapper

5. Supaya modul ndiswrapper dimuat tiap kali proses booting dilakukan, tambahkan kata ndiswrapper pada akhir baris /etc/modules

sudo gedit /etc/modules

6. Buat juga agar netapplet berjalan tiap kali GNOME dimulai dengan cara :

Jalankan pengaturan sesi GNOME, System -> Preferences -> Session -> Startup Programs

klik Add, lalu ketikkan netapplet, setelah selesai tekan OK

7. Atur agar pengaturan koneksi anda menggunakan DHCP :

System -> Administration -> Networking

Klik perangkat wireless anda lalu pilih Properties

Pada pengaturan koneksi, ganti Configuration, dari Static IP address menjadi DHCP

Tekan OK

Reboot Ubuntu anda, dan ketika anda masuk kembali ke window manager GNOME, netapplet telah duduk dengan manis di sebelah kanan atas layar monitor anda. Klik tanda silang merah (Disconnect), lalu ganti dengan Wireless: wlan0 yang berbentuk grafik kekuatan sinyal. Selanjutnya anda dapat memilih hostspot pilihan anda (jika tersedia beberapa pilihan).




Yang Lengkap Disini.....

di UBUntu Internetan dengan GPRS dan bluetooth bisa ga ya??

Bagi temen temen yang sebelum ini pernah menggunakan koneksi internet via GPRS dan merasa ketakutan untuk mencoba ubuntu karena takut dan ragu jikalau tidak bisa lagi menikmati koneksi menggunakan gprsnya, maka sekarang tidak perlu ragu dan takut lagi jikalau hardware yang dimiliki tidak akan dikenali atau anda kesulitan dalam melakukan setting pada ubuntu box anda, karena ubuntu dapat mengenali hardware anda tersebut secara baik, berikut artikel singkat untuk melakukan koneksi dengan bluetooth dan GPRS

# Melakukan koneksi Internet dengan bluetooth dan GPRS “matrix”

1.) Download Script koneksi di sini

2.) Pastikan device dan script pendukung telah siap

- aktifkan “discoverable” mode di hp/modemGPRS anda

- cek script connecting atau lakukan point no 4 pada artikel berikut

#untuk layanan gprs selain “matrix” lakukan modifikasi seperlunya
#contact pemberi layanan untuk emngetahui settingnya

* atau anda dapat mengambil 3 skrip tersebut di sini

- cek device/dogle/bluetooth device di pc/laptop anda
* gunakan $sudo hcitool dev

3.) rename file gprs_0_3.sh.txt dan letakkan di direktori khusus

$ mv gprs_0_3.sh.txt gprs
$ mkdir gprs
$ mv gprs gprs/
$ cd gprs ; chmod +x gprs

4.) eksekusi script anda

$ sudo ./gprs scan
#untuk menscan device anda (hp/modem gprs)

$ cat addres
#melihat alamat device , jika kosong lakukan kembali scan

$ ./gprs start
#jika tak ada masalah maka anda siap ber internet ria
#jika ada masalah perhatikan error, ulangi langkah diatas or mail me :p

y3dips(!c)2005




Yang Lengkap Disini.....

Instalasi VMWare Server Beta di Gutsy

VMWare Server 2 sudah rilis, walaupun masih beta. Ayo kita coba … !!!
Pertama, kita unduh dulu di websitenya. Ambil yang *tar.gz ya, kalau RPM itu untuk distro lain.

Setelah selesai unduh, segera ekstrak. Tapi jangan buru-buru instal. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan.

VMWare biasanya ingin mengkompilasi modul-modul kernelnya. Jadi pastikan kita menyediakan keperluan tersebut.
Selain itu, VMWare juga butuh xinetd untuk menjalankan fitur networkingnya.

Mari kita install kedua paket tersebut

sudo apt-get install build-essential xinetd


VMWare terbaru antarmukanya berbasis web. Canggih memang, tapi belum sempurna. Untuk bisa berjalan dengan baik, kita harus mematikan fitur IPv6. Saat ini sangat sedikit aplikasi yang membutuhkan IPv6, jadi tidak masalah kalau kita matikan.

Cara mematikannya, buka file /etc/modprobe.d/aliases.
Cari baris yang seperti ini:

alias net-pf-10 ipv6

dan ganti menjadi seperti ini

alias net-pf-10 off

Lalu, restart komputernya.

Setelah komputer menyala kembali, masuk ke folder tempat kita mengekstrak VMWare. Kemudian jalankan installernya dengan menggunakan sudo.

cd /home/endy/tmp/vmware-server-distrib
sudo ./vmware-install.pl

Terima saja default value yang diajukan. Satu-satunya tempat yang mungkin ingin diubah adalah port yang digunakan untuk web interface. VMWare akan meminta port 80 dan 443. Kalau kebetulan kita memasang webserver Apache juga, biasanya kedua port ini sudah diambil. Ganti saja jadi port lain.

Saya biasanya menggunakan port 10080 dan 10443.

Bila instalasi tidak ada masalah, tibalah kita pada langkah terakhir, yaitu mengatur username yang bisa digunakan untuk login. Edit file /etc/vmware/hostd/authorization.xml. Temukan baris seperti ini

root 

Baris ini menyatakan siapa user yang boleh login. Di Ubuntu tidak ada user root, jadi ganti saja menjadi user yang sekarang kita sedang gunakan.
Saya ganti menjadi seperti ini

endy 

Sayangnya perubahan ini membutuhkan restart komputer.

Baiklah, sekarang sudah selesai. Selamat mencoba.




Yang Lengkap Disini.....

Dukungan Sponsor